Oleh: Rama Bagus Saputra
(Mahasantri Ma’had Aly Ta’hil Al-Mudarrisin Darusy Syahadah Semester 4)
Silakan klik download untuk mendapatkan artikel berikut :
Jamaah salat tarawih yang senantiasa dirindukan surganya Allah ﷻ
Kita sebagai umat nabi Muhammad ﷺ diperintahkan untuk banyak bershalawat kepada beliau ﷺ, mengapa demikian? Allah dan para malaikat saja bershalawat kepadanya, bagaimana bisa kita sebagai umatnya yang begitu beliau ﷺ cintai hingga diakhir hayatnya beliau mengingat kita dan mendoakan kita agar seluruh umatnya kelak diringankan dalam sakaratul mautnya.
Di dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Allah dan para malaikat bershalawat kepada nabi Muhammad ﷺ dan kita diperintahkan untuk bershalawat juga kepada beliau ﷺ, Allah ﷻ berfirman:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzāb: 56)
Disebutkan dalam ayat diatas bahwasanya Allah dan para malaikat bershalawat kepada Nabi ﷺ, kemudian kita juga diperintahkan untuk bershalawat. Makna shalawat dari Allah, malaikat, dan kita sebagai manusia. Shalawat dari Allah adalah rahmat dari Allah dan bentuk keridhoan Allah kepada nabi ﷺ, serta bentuk penyebutan Allah di sisi para malaikat. Kemudian makna shalawat dari para malaikat adalah bentuk doa mohon ampunan dari malaikat untuk nabi Muhammad ﷺ. Kalau shalawat dari kita umatnya adalah bentuk pengagungan kepada beliau dan dari bershalawat itu kita mengharapkan agar di akhirat kelak diakui sebagai umatnya dan mendapatkan syafaat dari Rasulullah ﷺ.
Jamaah salat tarawih yang dirindukan surganya Allah ﷻ
Nabi Muhammad adalah nabi yang kelak akan masuk ke surganya Allah ﷺ pertama kali sebelum nabi-nabi yang lain, alangkah ruginya kita sebagai umatnya jika kelak kita tidak diakui sebagai umatnya dan tidak mendapatkan syafaat dari beliau ﷺ. Oleh karena itu mari kita banyak bershalawat kepada Rasulullah ﷺ. Banyak sekali keutamaan dari bershalawat kepada Nabi ﷺ, salah satunya disbeutkan dalam sebuah hadis hadits yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani, Imam An-Nasai, dan Imam Al-Bazzar dari Abu Burdah bin Nayar yang artinya, “Barang siapa yang bershalawat kepadaku dari umatku shalawat secara ikhlas dari hatinya, Allah swt akan bershalawat untuknya 10 kali shalawat, menaikkan derajatnya 10 kali, mencatat untuknya 10 kali kebaikan, dan menghapuskan untuknya 10 keburukan.”
Shalawat yang dibaca dengan ikhlas juga mampu mempermudah hajat seseorang, mampu menjadi wasilah terkabulnya doa-doa yang kita minta kepada Allah. Sudah begitu banyak kisah-kisah terdahulu tentang kemudahan hidup dengan banyak bershalawat, diantaranya kisah seorang lelaki ahli maksiat, ketika sudah taubat ia melakukan haji, dan dalam tawafnya dia senantiasa membaca salawat. Ketika ia wafat, sahabatnya melihat dia dalam mimpinya, lelaki tersebut meninggal dalam keadaan hitam wajahnya. Setelah itu ia mendapatkan syafaat dari Rasulullah ﷺ karena semasa hidupnya banyak bershalawat.
Kemudian banyak kisah-kisah nyata dari orang-orang yang berwasilah dengan salawat untuk mempermudah hajatnya, untuk mencapai sesuatu yang diinginkan, seperti halnya orang-orang yang menginginkan sesuatu, dia melihat atau memgang sesuatu yang diinginkannya tersebut. Setelah itu dia bersolawat dan berdoa kepada Allah ﷻ agar dimudahkan untuk memiliki atau menggapai hal tersebut. Alhamdulillah dengan izin Allah ﷻ, orang tersebut mampu menggapai apa yang diinginkan.
Akan tetapi, dengan kisah-kisah nyata tersebut jangan jadikan dunia sebagai tujuan kita bersolawat kepada Rasulullah ﷺ. Kisah-kisah tadi hanya kita jadikan sebagai motivasi saja, agar kita semangat untuk bersolawat. Tujuan utama kita bersolawat adalah karena rasa cinta kita kepada Rasulullah ﷻ, dan sebagai bentuk ikhtiar kita agar kelak di yaumil qiyamah kita diakui sebagai umatnya dan kelak mendapatkan syafaat dari beliau ﷻ. Aamiin Yaa Rabbal ‘alamin…
Kesimpulan
Bershalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ adalah sebuah amalan yang sangat mulia dan penuh keutamaan, yang tidak hanya diperintahkan oleh Allah, tetapi juga dicontohkan oleh para malaikat. Dalam setiap shalawat yang kita panjatkan, terdapat rahmat dan pengakuan dari Allah, serta harapan untuk mendapatkan syafaat di hari kiamat. Dengan bershalawat, kita menunjukkan cinta dan penghormatan kita kepada Rasulullah ﷺ, yang telah berjuang untuk umatnya hingga akhir hayatnya.
Lebih dari sekadar permohonan untuk mendapatkan kemudahan dan pengabulan hajat, bershalawat adalah bentuk pengagungan kita kepada Nabi yang mulia. Kisah-kisah nyata tentang keajaiban yang terjadi akibat bershalawat seharusnya menjadi motivasi bagi kita untuk terus melakukannya, namun tujuan utama kita tetaplah untuk mencintai dan menghormati Rasulullah ﷺ. Semoga dengan banyak bershalawat, kita dapat diakui sebagai umatnya dan mendapatkan syafaat di akhirat kelak. Aamiin.




