Home / Kabar Pondok / Taujih Mudir – Sikapi Pandemi Dengan Ikhtiar

Taujih Mudir – Sikapi Pandemi Dengan Ikhtiar

Oleh : Ustadz Qoshdi Ridhwanullah

Asslamau’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah -subhanahu wa ta’ala – serta shalawat beriring salam semoga terhaturkan kepada Nabi Muhammad – shallallahu ‘alahi wa sallam-, para sahabat, serta orang-orang yang senantiasa mengikuti sunnah-sunnah beliau.

Para wali santri dan ikhwah sekalian yang dirahmati Allah -subhanahu wa ta’ala – hari ini kita merasakan bahwa pandemi sekarang ini mengalami peningkatan yang cukup tajam, terbukti dengan banyaknya rumahsakit yang hampir penuh. Oleh karena itu, inilah fakta yang sekarang kita hadapi, kita bersabar dengan fakta ini, serta bersabar sekaligus kita berusaha agar diselamatkan dari musibah pandemi ini.

Di antara yang kita lakukan adalah kita perlu melaksanakan usaha-usaha, baik usaha syar’iyah maupun usaha kauniyah. Usaha syar’iyah adalah bagaimana kita mendekat kepada Allah -subhanahu wa ta’ala –  bagaimana kita memperbanyakkan istighfar kepada Allah -subhanahu wa ta’ala – , mungkin karena dosa-dosa kita begitu banyak, baik dosa pribadi maupun dosa yang dilakukan kita Bersama. Maka istighfar adalah salahsatu langkah penting untuk mendapatkan ampunan Allah dan kemudahan dari-Nya. Sebagaimana Nabi  – shallallahu ‘alahi wa sallam– telah menyampaikan dalam sebuah hadits :

من لزم الاستغفار جعل الله له من كل ضيق مخرجا ومن كل هم فرجا ورزقه من حيث لايحتسب

“Rasulullah Saw. bersabda, ‘Siapa saja mengekalkan bacaan istighfar, niscaya Allah jadikan baginya sebuah jalan keluar di tengah kesempitan dan sebuah kelonggaran di tengah kesumpekan; dan Allah kucurkan rezeki kepadanya dari jalan yang ia tidak perhitungkan.” (Abu Daud)

Kemudian mari kita kuatkan iman kita, di antaranya dengan mendekatkan diri kepada Allah dengan tilawatul qur’an dan mempelajari isi Al-Qur’an yang itu membuat ketenangan jiwa kita. Tenangnya hati membuat tenangnya fisik, karena ketenangan jiwa  akan membuat anti body kita menguat. Karena sesungguhnya untuk melawan pandemic coovid ini yang paling penting adalah bagaimana anti body kita menjadi semakin kuat.

Dengan iman, dan dekat kepada Allah -subhanahu wa ta’ala – dengan tilawatul qu’ran insya Allah iman dan fisik kita akan semakin kuat dan kokoh. Dan jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Allah -subhanahu wa ta’ala – agar terhindar dari berbagai penyakit-penyakit yang ada.

Selanjutnya, usaha-usaha kauniyah yang kita lakukan adalah menjalakan apa yang disarankan oleh para ahli medis dengan tetap memakai masker, terutama di tempat-tempat asing, di kerumunan, dan di pasar perlu sekali kita pakai agar kita tidak terkena virus-virus yang tidak baik kepada kita. Kemudian kita juga senantiasa mencuci tangan kita, karena sesuatu yang dari tangan ke tangan akan banyak terkena kotoran dan sebagainya.

Tapi alhamdulillah, kita selaku kaum muslimin selalu mencuci tangan minimal lima kali dari pada wudhu-wudhu kita dan diperbaik lagi dengan sabun, maka insyaa allah virus-virus akan mati.

Kemudian yang layak adalah bagaimana kita menjaga jarak dalam komunikasi dan hubungan dengan manusia lainnya. Karena itulah suatu ikhtiar yang dilakukan oleh sahabat Amr bin Ash – radhiyallahu ‘anhu – Ketika pandemi. Bahkan lebih berat daripada itu adalah penyakit tha’un yang melanda kaum muslimin pada saat itu. Dari situlah, akhirnya beliau mengambil kebijakan untuk memisahkan antara keluarga per keluarga dan mengurangi jarak-jaraknya di antara mereka sehingga akhirnya wabah tha’un itu bisa hilang. Selain daripada itu, kita juga perlu menghindari kerumunan-kerumunan yang tidak kita butuhkan bahkan berpotensi besar menyebarkan virus covid. Selain itu, kita juga berusaha mengurangi aktivitas-aktivitas yang tidak penting, sehingga dampaknya tidak terlalu banyak kemana-mana.

Selanjutnya yang terakhir, marilah kita berikhtiar dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi dan penuh vitamin. Insyaa Allah itu semua akan menguatkan antibody kita dan Allah menyelamatkan kita.

Semoga Allah  -subhanahu wa ta’ala – angkat wabah ini dari negeri kita, serta negeri-negeri kaum muslimin di seluruh dunia, kemudian kita bisa beraktivitas normal Kembali, dan bisa mendekat kepada Allah -subhanahu wa ta’ala – sebagai bentuk rasa syukur. Sehingga Allah berikan limpahan kenikamatan yang lebih banyak sebagaimana dalam janji-Nya :

لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim : 7)

Demikian dari kami, wallahu a’lam bish showab

Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

 

Simak versi video lengkapnya di Channel Youtube PPI Darusy Syahadah berikut :

Baca Juga

Daurah Thibbun Nabawi Darusy Syahadah

Gunungmadu- Alhamdulillah, Pondok Pesantren Islam Darusy Syahadah telah kedatangan tamu terhormat Ustadz Dedi Sulaksono selaku ...

Silakan tulis komentar Anda demi perbaikan artikel-artikel kami