Blagung, Boyolali — Lapangan Komplek STI Pondok Pesantren Darusy Syahadah menjadi saksi malam yang penuh makna, Rabu (15/6/2025). Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, seluruh santri Syu’bah Ta’shil Ilmi (STI) bersama para asatidz pengurus berkumpul dalam acara “Tazwid and Last Night: Ta’shil Lawyers Club”, sebuah malam perpisahan penuh kesan untuk para santri kelas akhir.

Acara yang dimulai ba’da maghrib ini bukan sekadar seremoni biasa. Dengan format yang kreatif dan dialogis, “Ta’shil Lawyers Club” menjadi ruang reflektif bagi santri akhir untuk menyampaikan harapan, kesan, dan pesan sebelum melangkah ke medan juang berikutnya. Sorak tawa, haru, dan gelombang semangat mengalir dalam setiap segmen acara, menjadikan malam itu tak terlupakan bagi para pencari ilmu.



Dalam nasihat singkat namun mendalam, Ustadz Ali Ash-Shoqr menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta, khususnya para santri kelas akhir. Beliau berpesan,
“Jadilah pelajar yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.”
“Jangan pernah berhenti mencari ilmu, karena ilmu adalah kunci untuk membuka pintu kesuksesan.”
Pesan ini menjadi pengingat kuat bahwa lulusan STI tidak hanya dibekali kecakapan keilmuan, tetapi juga nilai-nilai adab dan tanggung jawab moral sebagai pewaris dakwah.
Suasana malam itu tidak hanya dihiasi cahaya lampu dan bintang di langit, tetapi juga cahaya ilmu dan semangat yang menyala di dada para santri. Semangat untuk terus belajar, berdakwah, dan membawa nama baik pesantren di manapun mereka berada.

Acara Tazwid dan Ta’shil Lawyers Club menjadi momentum penutup yang elegan, menyatukan ilmu, akhlak, dan ukhuwah dalam satu malam inspiratif. Sebuah perpisahan yang bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai alumni Darusy Syahadah yang siap berkontribusi bagi umat dan agama.




