Boyolali – Sabtu (26/07/2025) menjadi hari yang penuh makna bagi seluruh santriwati dan ustadzah Pondok Putri Darusy Syahadah yang beralokasikan di Grenjeng, Kedunglengkong, Simo, Boyolali. Mengawali semester baru pasca liburan, kegiatan tahdhir perdana digelar di halaman pondok sebagai momentum awal untuk menata kembali niat dan langkah dalam menuntut ilmu.
Acara dimulai pukul 07.00 WIB dan dihadiri oleh seluruh santriwati dan ustadzah dengan penuh antusias. Mengusung tema “Lebih Baik dari Hari Kemarin, Merencanakan Hari Esok yang Lebih Baik”, tahdhir ini menghadirkan Ustadz Zaid Abdul Lathif sebagai pengisi utama.

Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya peningkatan diri secara berkelanjutan, terutama di lingkungan pesantren yang sarat dengan pendidikan ruhani dan akhlak.
“Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan esok kita rencanakan agar lebih baik dari hari ini,” ujar beliau membuka nasihatnya.
“Keberadaan kalian di pesantren ini bukanlah hal yang akan menjatuhkan kalian, justru inilah proses perbaikan diri menuju derajat yang lebih mulia.”
Ustadz Zaid juga mengajak seluruh santriwati untuk membangun husnudhon (prasangka baik) kepada Allah SWT. Menurut beliau, segala perasaan berat atau tidak nyaman yang terkadang dirasakan selama di pondok adalah bagian dari proses penyucian jiwa yang kelak akan berbuah manis di hadapan Allah.
“Berprasangka baik kepada Allah akan melahirkan makna dan keberkahan. Semua rasa berat dan tantangan adalah ujian yang akan membuat kita lebih kuat dan dekat dengan-Nya,” jelas beliau.

Kegiatan tahdhir ini ditutup dengan doa bersama, membawa harapan agar seluruh santriwati mampu mengarungi semester baru dengan semangat, niat yang lurus, dan tekad menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
Dengan penuh rasa syukur dan harapan, para santriwati kembali menjalani rutinitas pesantren, menyambut hari-hari ke depan sebagai ladang perjuangan menuju ridha Ilahi.




