BerandaKultumKisah Abu Bakar Ash-Shidiq: Inspirasi untuk Beramal dan Berjuang di Jalan Allah

Kisah Abu Bakar Ash-Shidiq: Inspirasi untuk Beramal dan Berjuang di Jalan Allah

- Advertisement -spot_img

Oleh: Rama Bagus Saputra

(Mahasantri Ma’had Aly Ta’hil Al-Mudarrisin Darusy Syahadah, Semester 4)

Silakan klik Santri Darsya untuk men-download artikel berikut :

 

Pendahuluan

Jamaah salat tarawih yang dirahmati Allah ﷻ

Dari sekian banyak sahabat Rasulullah ﷺ, terdapat satu sahabat yang namanya tertulis dalam sejarah umat setelah nama Rasulullah ﷺ, yaitu Abu Bakar Ash-Shidiq. Ia merupakan penghulu kaum muslimin setelah Rasulullah ﷺ. Di setiap malamnya beliau tunduk dengan bersujud dalam salatnya, menegakkan salat malam.

Kabar Gembira dari Rasulullah ﷺ

Abu Bakar Ash-Shidiq menjadi salah satu sahabat yang Allah jamin masuk surga, dalam sebuah riwayat, berbunyi:

أُدْخُلُ وَرَسُوْلُ الله عَلَيهِ وَسَلَمَ يُبَشِرُكَ بالجَنَّةِ

“…Masuklah, Rasulullah ﷺ telah memberimu kabar gembira dengan surga.” (HR. Bukhori).

Rasulullah ﷺ tidak serta merta hanya memberikan kabar gembira kepada Abu Bakar Ash Sidiq ke surga tanpa ada sebab. Rasulullah memberikan kabar gembira tersebut berkat kegigihan, pengorbanan dan segala kebaikan yang telah dilakukan oleh Abu Bakar Ash-Shidiq pada masa awal-awal dakwah Islam.

Janji Allah dalam Al-Qur’an

Allah ﷻ berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 100:

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar”.(QS. At-Taubah: 100).

Perjuangan Awal dalam Islam

Abu Bakar adalah orang pertama yang masuk Islam dari golongan laki-laki. Beliau  termasuk orang-orang yang mendapatkan siksaan pada awal masuknya Islam, karena siksaan yang berat itulah sebagai penyebab Abu Bakar memutuskan untuk hijrah ke Habasyah. Sesampainya di Barkul Ghimad, ia ditemui oleh Ibnu Ad-Daghinah. Setelah melakukan perbincangan, akhirnya Abu Bakar kembali ke Mekkah mendapatkan perlindungan dari Ibnu Ad-Daghinah.

Kedermawanan yang Menginspirasi

Jamaah salat tarawih yang dirahmati Allah ﷻ

Abu Bakar Ash-Shidiq selalu mendahului para sahabat lainnya dalam melakukan kebaikan, sebagaimana keterangan yang diriwayatkan oleh Umar bin Khathab, “Rasulullah ﷺ pernah memerintahkan kepada kami untuk bersedekah. Kebetulan, perintah Rasulullah ﷺ bertepatan dengan ketika aku memiliki banyak harta.” Kemudian Umar bin Khatab merasa bisa mengungguli Abu Bakar dalam berinfak saat itu dengan membawa setengah dari hartanya. “Kemudian Rasulullah ﷺ bertanya, Apa yang kau sisakan untuk keluargamu?” Umar menjawa “Harta dengan jumlah yang sama dengan yang aku sedekahkan.”

Kemudian datang Abu Bakar Ash-Shidiq dengan seluruh harta yang dimiliki, Rasulullah bertanya, “Apa yang kau sisakan untuk keluargamu?” Abu Bakar menjawab, “Aku sisakan Allah ﷻ untuk mereka.”

Keutamaan dan Keteladanan Abu Bakar

Tidak dapat diragukan lagi bahwa Abu Bakar Ash-Shidiq adalah manusia yang paling berhak dan utama dengan firman Allah ﷻ dalam QS Al-Lail: 17-21:

وَسَيُجَنَّبُهَا الْاَتْقَىۙ ۝١٧الَّذِيْ يُؤْتِيْ مَالَهٗ يَتَزَكّٰىۚ ۝وَمَا لِاَحَدٍ عِنْدَهٗ مِنْ نِّعْمَةٍ تُجْزٰىٓۙ ۝١٩اِلَّا ابْتِغَاۤءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْاَعْلٰىۚ ۝٢٠وَلَسَوْفَ يَرْضٰىࣖ ۝٢١

“Akan dijauhkan darinya (neraka) orang yang paling bertakwa, yang menginfakkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan (diri dari sifat kikir dan tamak). Tidak ada suatu nikmat pun yang diberikan seseorang kepadanya yang harus dibalas, kecuali (dia memberikannya semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi. Sungguh, kelak dia akan mendapatkan kepuasan (menerima balasan amalnya).”

Keberanian dalam Menegakkan Kebenaran

Jamaah salat tarawih yang dirahmati Allah ﷻ

Keutamaan Abu Bakar lainnya yang dari riwayat Ali bin Abi Thalib, “Ketika perang Badar berkecamuk kami sepakat untuk menjadikan salah satu dari kami sebagai tameng bagi Rasulullah ﷺ, akan tetapi tak ada yang berani mengajukan diri kecuali Abu Bakar Ash-Shidiq.”

Kemudian, Ali melanjutkan, “Ketika di Mekkah orang-orang Quraisy mengeroyok Rasulullah ﷺ,  ada yang menarik-nariknya, mengguncang-guncangnya. Demi Allah, tidak ada seorangpun yang berani mendekati Rasulullah ﷺ selain Abu Bakar Ash-Shidiq. Belia Abu Bakar Ash-Shidiq pun segera membalas memukul orang-orang Quraisy tersebut.”

Hikmah dari Kisah Abu Bakar

Jamaah salat terawih yang senantiasa dalam naungan Allah ﷻ

Ada begitu banyak hikmah yang bisa kita ambil dari kisah mulia Abu Bakar Ash-Shidiq.

Pertama, beliau orang yang sangat dermawan, tidak pernah perhitungan dalam berinfak di jalan Allah.

Kedua, beliau orang yang senantiasa selalu bersegera dalam melakukan kebaikan, dan tidak ingin menunda-nunda untuk melakukan kebaikan.

Ketiga,  beliau orang yang sangat pemberani dalam menegakkan kebenaran dan dalam berdakwah.

Kesimpulan

Abu Bakar Ash-Shidiq sebagai sahabat terdekat Rasulullah ﷺ, merupakan teladan utama dalam beriman dan beramal. Kegigihan, pengorbanan, dan kedermawanannya menjadikannya sosok yang dijamin masuk surga oleh Allah ﷻ. Melalui kisah hidupnya, kita diajarkan untuk selalu mendahulukan kebaikan, berinfak tanpa pamrih, dan berani dalam menegakkan kebenaran. Abu Bakar bukan hanya sekadar sahabat, tetapi juga contoh nyata dari karakteristik seorang mukmin sejati yang patut kita teladani dalam kehidupan sehari-hari. Dengan meneladani sikap dan tindakan Abu Bakar, kita diharapkan dapat meraih ridha Allah dan mendapatkan kebahagiaan di dunia serta akhirat.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
12,700PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
9,600PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

Silakan tulis komentar Anda demi perbaikan artikel-artikel kami