BerandaMateri KhutbahKhutbah JumatRefleksi Diri di Akhir Ramadhan: Sudahkah Kita Beribadah dengan Maksimal?

Refleksi Diri di Akhir Ramadhan: Sudahkah Kita Beribadah dengan Maksimal?

- Advertisement -spot_img

Oleh: Rama Bagus Saputra

(Mahasantri Ma’had Aly Ta’hil Al-Mudarrisin Darusy Syahadah, Semester 4)

Silakan klik download untuk mendapatkan artikel berikut :

 

Khutbah Pertama

 

الْحَمْدُ للهِ وَاسِعِ الْفَضْلِ وَالْاِحْسَانِ، وَمُضَاعِفِ الْحَسَنَاتِ لِذَوِي الْاِيْمَانِ، اَلْغَنِيِّ الَّذِيْ لَمِ تَزَلْ سَحَائِبُ جُوْدِهِ تَسِحُّ الْخَيْرَاتِ كُلَّ وَقْتٍ وَأَوَانٍ، العَلِيْمِ الَّذِيْ لَايَخْفَى عَلَيْهِ خَوَاطِرُ الْجَنَانِ، اَلْحَيِّ الْقَيُّوْمِ الَّذِيْ لَاتَغِيْضُ نَفَقَاتُهُ بِمَرِّ الدُّهُوْرِ وَالْأَزْمَانِ.أَحْمَدُهُ حُمْدًا يَفُوْقُ الْعَدَّ وَالْحُسْبَانِ، وَأَشْكُرُهُ شُكْرًا نَنَالُ بِهِ مِنْهُ مَوَاهِبَ الرِّضْوَانِ.

أَشْهَدُ أَنْ لَااِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ دَائِمُ الْمُلْكِ وَالسُّلْطَانِ، وَمُبْرِزُ كُلِّ مَنْ سِوَاهُ مِنَ الْعَدَمِ اِلَى الْوِجْدَانِ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَخِيْرَتُهُ مِنْ نَوْعِ الْاِنْسَانِ، نَبِيٌّ رَفَعَ اللهُ بِهِ الْحَقَّ حَتَّى اتَّضَحَ وَاسْتَبَانَ.

أَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الصِّدْقِ وَالْاِحْسَانِ. أَمَّا بَعْدُ

فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَاِيَايَ أَوَّلاً بِتَقْوَى اللهِ تَعَالىَ وَطَاعَتِهِ بِامْتِثَالِ أَوَامِرِهِ وَاجْتِنَابِ نَوَاهِيْهِ.

قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ، بَعْدَ أَنْ أَعُوْذَ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ : 

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ ، وَقَالَ أَيْضًا : 

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍ وَّخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَّنِسَاۤءً ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْ تَسَاۤءَلُوْنَ بِهِ وَالْاَرْحَامَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا، أَمَّا بَعْدُ.

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah

Sudah sepantasnya kita mengucap syukur alhamdulillah atas limpahan nikmat dan hidayah Allah SWT yang terlimpahkan kepada kita semua, sehingga kita bisa terkumpulkan dalam majelis yang mulia ini.

Sholawat serta salam semoga senantiasa sampai kepada junjungan terbaik Nabi kita Muhammad SAW, juga kepada keluarga belia, para sahabat, dan orang-orang yang berpegang teguh terhadap ajarannya hingga akhir hayat.

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah 

Melalui mimbar dan kesempatan kali ini, khotib berwasiat kepada diri pribadi dan para jama’ah sekalian, untuk senantiasa meningkatkan kualitas iman dan takwa kepada Allah SWT karena ia adalah sebaik-baik bekal yang akan kita pegang menghadap-Nya di akhirat kelak.

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah 

Hari semakin berlalu, tak terasa kita telah mecapai akhir dari bulan suci Ramadhan. Pada hari ke 21 ini mari kita bermuhasabah diri, bagaimana dengan amal ibadah kita selama bulan Ramadhan ini? Apakah amal ibadah kita telah maksimal? Apakah kita telah istiqomah dengan amal ibadah yang kita prioritaskan pada bulan suci Ramadhan kali ini? Kalau masih belum istiqomah dan belum maksimal dari amal ibadah yang kita lakukan, mari kita kencangkan kembali pada akhir-akhir bulan Ramadhan ini.

Rasulullah ﷺ pada akhir bulan suci Ramadhan begitu semangat dalam beribadah, sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadis yang disebutkan oleh Ibnu Hajar Al Asqolani dalam Bulughul Marom, yaitu hadits no. 698: 

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: – كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ اَلْعَشْرُ -أَيْ: اَلْعَشْرُ اَلْأَخِيرُ مِنْ رَمَضَانَ- شَدَّ مِئْزَرَهُ, وَأَحْيَا لَيْلَهُ, وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ – مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Artinya: Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau bersungguh-sungguh dalam ibadah (dengan meninggalkan istri-istrinya), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” Muttafaqun ‘alaih. (HR. Bukhari no. 2024 dan Muslim no. 1174).

Dalam hadis lain yang bersumber dari ibunda ‘Aisyah radhiallahu ‘anha:

أَنَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari no. 2024 dan Muslim no. 1174). Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Disunnahkan untuk memperbanyak ibadah di akhir Ramadhan dan disunnahkan pula untuk menghidupkan malam-malamnya dengan ibadah.” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 8:71)

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah

Bulan Ramadhan merupakan bulan perlombaan, berlomba untuk bisa beribadah semaksimal mungkin dan bisa keluar dari bulan suci Ramadhan sebagai orang-orang yang bertakwa. Oleh karena bulan Ramadhan adalah bulan perlombaan, sebagaimana perlombaan pacuan kuda. Ketika hendak mencapai garis akhir maka kuda tersebut akan semakin mengencangkan larinya agar bisa memenangkan pertandingan tersebut. Begitupula seharusnya kita, Rasulullah telah mencontohkan bagaimana di akhir bulan Ramadhan beliau menghidupkan malam-malamnya dengan beribadah kepada Allah ﷻ.

Rasulullah ﷺ yang telah Allah janjikan surga saja sangat serius ketika menjalani masa-masa akhir bulan Ramadhan, kenapa kita juga tidak serius? Terlebih lagi pada 10 hari terakhir bulan suci Ramadhan Allah ﷻ berikan keutamaan, yang di mana terdapat satu hari yang lebih baik dari seribu bulan, sebagaimana firman Allah ﷻ:


اِنَّاۤ اَنۡزَلۡنٰهُ فِىۡ لَيۡلَةِ الۡقَدۡرِ(1) وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا لَيۡلَةُ الۡقَدۡرِؕ (2) لَيۡلَةُ الۡقَدۡرِخَيۡرٌمِّنۡ اَلۡفِ شَهۡرٍؕ (3) تَنَزَّلُ الۡمَلٰٓٮِٕكَةُ وَالرُّوۡحُ فِيۡهَا بِاِذۡنِ رَبِّهِمۡ‌ۚ مِّنۡ كُلِّ اَمۡرٍ( 4) سَلٰمٌ هِىَ حَتّٰى مَطۡلَعِ الۡفَجۡرِ(5) 

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr : 1-5)

Pada salah satu malam di sepuluh terakhir bulan suci Ramadhan, Allah ﷻ berikan kemuliaan, yaitu diturunkannya malam Lailatul Qadr. Malam lailatul Qadr adalah malam yang lebih utama dari seribu bulan. Malam yang begitu banyak kaum muslimin menantikan serta berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Bagaimana tidak dinantikan? Malam tersebut lebih baik dari 83 tahun ketika kita beribadah pada malam tersebut, dan pada malam tersebut para malaikat turun membawa rahmat dan keberkahan. Kehadiran para malaikat pada malam tersebut menambah kemuliaan dan menjadi pertanda bahwa doa-doa yang dipanjatkan akan lebih mudah dikabulkan.

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah

Oleh karena itu, atas banyak nya keutamaan serta kemuliaan sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadhan. Mari sama-sama kita bersemangat, mengencangkan kembali ibadah kita di sepuluh hari terakhir ini. Kita cari dan kejar malam yang penuh kemuliaan ini. Rasululah ﷺ bersabda:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Carilah Lailatul Qadar di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pada sepuluh hari terakhir ini, mari kita naikkan kadar ibadah kita. Adapun ibada-ibadah yang bisa kita lakukan pada sepuluh hari bulan Ramadhan, yaitu:

  1. I’tikaf di masjid

Pada sepuluh hari terakhir ini sangat dianjurkan untuk beri’tikaf di masjid, sebagaimana hadis Rasulullah ﷺ yang artinya:
Dari Ibnu ‘Umar Radhiyallahu anhuma, ia berkata, ‘Adalah Rasulullah biasa i’tikaaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan’.” (HR al-Bukhari no. 2025 dan Muslim no. 1171 (2)) 

  1. Tilawah Al-Qur’an

Sebagaimana hadis dari Rasulullah ﷺ mengabarkan bahwa membaca satu huruf akan Allah balas dengan sepuluh kebaikan. Oleh karena itu mari di sepuluh hari terakhir ini kita tingkatkan tensi tilawah Al-Qur’an kita.

  1. Qiyamul lail

Dalam sebuah hadis Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ، إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mengerjakan sholat pada malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan ridha Allah ﷻ, maka dosa-dosanya yang terdahulu diampuni.” (HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi & Ahmad)

  1. Memperbanyak doa

Pada salah satu malam di sepuluh hari terakhir Allah turunkan malam lailatul qadr. Pada malam tersebut para malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan keberkahan. Oleh karena itu perbanyaklah berdoa, dan bacalah doa yang dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau menyukai maaf, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi)

Itulah tadi empat amalan yang bisa kita kencangkan, amalan yang bisa kita tambah kadarnya pada akhir-akhir bulan Ramadhan ini sebagai bentuk ikhtiar kita agar bisa mendapatkan malam yang begitu mulia yaitu malam lailatul qadr.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْاٰيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ اِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ.

وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ


Khutbah Kedua

 

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ هَدٰىنَا لِهٰذَاۗ وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَآ اَنْ هَدٰىنَا اللّٰهُ ۚ ، أَشْهَدُ أَنْ لَااِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ ، صَلَاةً وَسَلَامًا دَائِمَيْنِ مُتَلَازِمَيْنِ عَلَى نَبِيِّنَا الْمُصْطَفَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّذِي بَلَّغَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّى الْأَمَانَةَ وَنَصَحَ هَذِهِ الْأُمَّةَ وَجَاهَدَ فِي سَبِيْلِ اللهِ حَقَّ جِهَادِهِ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

Di waktu-waktu mustajab di bulan Ramadhan ini, marilah kita angkat tangan dan panjatkan doa agar kita bisa mendapatkan malam lailatul qadr pada tahun ini. Dan semoga Allah sampaikan kita pada akhir bulan Ramadhan serta keluar dari bulan Ramadhan termasuk ke dalam orang-orang yang bertakwa.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيْمًا ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فِيْ العَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ.

اللَّهُمَّ أَعِزَّالْإِسْلَامَ وَ الْمُسلِمِين اللَّهُمَّ انْصُرْ إِخْوَاننَاَ الْمُسلِمِين المُجَاهِدِينَ فِي فِلِسْطِين اللَّهُمَّ ثَبِّتْ إِيمَانَهُمْ وَأَنْزِلِ السَّكِينَةَ عَلَى قُلُوبِهِم وَ وَحِّدْ صُفُوفَهُمْ

اَللّٰهُمَّ ثَبِّتْ إِخْوَانَنَا اْلمُجَاهِدِيْنَ فِي فِلِسْطِيْنَ، خُصُوْصًا فيِ غَزَّةَ، وَاحْقِنْ دِمَائَهُمْ. اَللّٰهُمَّ عَلَيْكَ بِالْيَهُوْدِ، الْمَلْعُوْنِيْنَ، وأَنْزِلْ غَضَبَكَ عَلَيْهِمْ. اَللّٰهُمَّ انْصُرْ دِيْنَكَ وكِتَابَكَ وَسُنَّةَ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم.

اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
12,700PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
9,600PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

Silakan tulis komentar Anda demi perbaikan artikel-artikel kami