BerandaKabar PondokDSPASantri Mudabbir Ikuti Kegiatan Praktik Merawat Jenazah

Santri Mudabbir Ikuti Kegiatan Praktik Merawat Jenazah

- Advertisement -spot_img

Darusy Syahadah-3 Maret 2023, Santri mudabbir Pondok Pesantren Islam Darusy Syahadah Putra mengikuti kegiatan rutin tahunan.

Salah satu dari program PPNI (Panitia Program Niha’i) adalah Tajhizul Janaiz atau praktik merawat jenazah yang dibimbing oleh Ustadz Habib Abdurrahman.

Program ini digulirkan untuk santri kelas 2 KMI, 2 KMT, dan 1 DID-A yang dilaksanakan di masjid Baitul Makmur.

Acara diawali dengan pengantar dari Ustadz Habib Abdurrahman terkait tata cara merawat jenazah. Kemudian dilanjut dengan sesi latihan praktik memandikan mayit.

Santri Mudabbir Ikuti Kegiatan Praktik Merawat Jenazah
Foto Dok. Ustadz Habib menyampaikan maklumat sebelum praktik dilaksanakan.

Para santri berkumpul sesuai kelompok yang telah ditentukan dan satu dari mereka berperan sebagai mayit untuk dimandikan. Sesi ini dilaksanakan di selatan masjid.

Adapun tata cara memandikan jenazah adalah
1. Membaca niat.
2. Meletakkan kepala jenazah lebih tinggi.
3. Memakai sarung tangan sebelum memandikan.
4. Mengambil kain penutup dari jenazah dan ganti dengan kain basah agar auratnya tidak terlihat.
5. Membersihkan gigi, lubang hidung, lubang telinga, celah ketiak, celak jari dan tangan, serta rambut.
6. Mengangkat kepala jenazah sampai setengah duduk, kemudian tekan perutnya agar kotoran keluar semua.

Acara diawali dengan pengantar dari Ustadz Habib Abdurrahman terkait tata cara merawat jenazah. Kemudian dilanjut dengan sesi latihan praktik memandikan mayit.
Foto Dok. Keceriaan santri dalam kegiatan praktik memandikan jenazah.

7. Membasuh seluruh tubuh jenazah diikuti dengan membaca niat memandikan jenazah.
8. Membersihkan qubul (kemaluan depan) dan dubur (kemaluan belakang) jenazah.
9. Membasuh jenazah, mulai dari anggota tubuh bagian kepala hingga ujung kaki sebelah kanan, lalu pindah ke sebelah kiri.
10. Membasuh jenazah dengan menuangkan air bersih ke tubuh dan gosok perlahan menggunakan handuk halus.
11. Membasuh dengan menggunakan air kapur barus.
12. Jenazah diwudhukan seperti sebelum shalat tanpa memasukkan air ke hidung dan mulut.
13. Menyela jenggot dan mencuci rambut jenazah dengan air daun bidara atau shampo.
14. Membasuh sekujur tubuh lalu mengeringkannya dengan handuk.

Setelah praktik memandikan, selanjutnya adalah praktik untuk mengafani jenazah. Sesuai kelompok yang tadi, salah satu temannya menjadi obyek untuk dikafani.

Santri Mudabbir Ikuti Kegiatan Praktik Merawat Jenazah
Foto Dok. Santri praktik mengafani jenazah.

Setelah semua kelompok selesai mengafani, acara selanjutnya yaitu menyalatkan jenazah. Satu santri menjadi imam shalat dan yang lainnya menjadi makmum.

Santri pun dengan antusias mengikuti kegiatan tersebut dengan bimbingan Ustadz yang berkompeten di bidangnya.

Semoga di kemudian hari para santri mampu memberikan sumbangsih yang nyata dan bermanfaat bagi agama, umat, dan negara.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
12,700PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
9,600PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

Silakan tulis komentar Anda demi perbaikan artikel-artikel kami