BerandaKabar PondokDSPITradisi Ilmiah Pesantren: Santriwati Darusy Syahadah Gelar Ujian Karya Tulis Arab

Tradisi Ilmiah Pesantren: Santriwati Darusy Syahadah Gelar Ujian Karya Tulis Arab

- Advertisement -spot_img

Boyolali – Suasana pagi Ahad, 31 Agustus 2025, di Pondok Pesantren Darusy Syahadah Putri, Grenjeng, Kedunglengkong, Simo, tampak berbeda dari biasanya. Sejak pukul 07.00 WIB, para santriwati niha’iyat (kelas akhir) telah berkumpul dengan wajah penuh semangat dan juga tegang. Hari itu merupakan momen penting bagi mereka: pelaksanaan Ujian KTA (Karya Tulis Arab), sebuah tradisi akademik yang menjadi salah satu puncak perjalanan belajar di pesantren.

Ujian KTA ini digelar hingga menjelang waktu dzuhur, dengan melibatkan seluruh santriwati kelas akhir sebagai peserta. Acara dimulai dengan sesi briefing yang dipandu oleh para ustadzah pembimbing. Dalam pengarahan tersebut, para peserta diberikan motivasi, tata tertib ujian, serta penguatan semangat agar bisa menghadapi ujian dengan baik.

Potret santriwati kelas akhir Darusy Syahadah sedang belajar mempersiapkan ujian KTA (Karya Tulis Arab)

Setelah sesi pembekalan, ujian pun dimulai. Satu per satu santriwati maju mempresentasikan karya tulis Arab mereka di hadapan dewan penguji yang terdiri dari ustadzah pembimbing. Di sinilah terlihat ketegangan sekaligus kebanggaan, karena karya tulis yang mereka susun dengan penuh kesungguhan menjadi bahan diskusi ilmiah yang bernuansa akademik sekaligus islami.

Diskusi dan belajar kelompok sebagai persiapan ujian KTA.
Salah satu potret santriwati kelas akhir saat sedang ujian KTA bersama ustadzah pembimbing.

Tujuan dari Ujian KTA ini adalah untuk mengasah kemampuan santriwati dalam menulis, meneliti, sekaligus mengungkapkan gagasan ilmiah dalam bahasa Arab secara sistematis. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri, melatih keterampilan berbicara di depan umum, serta membiasakan mereka berpikir kritis dan solutif terhadap berbagai persoalan umat.

Harapannya, para santriwati yang telah melewati proses ini kelak menjadi generasi muslimah yang tidak hanya menguasai ilmu-ilmu agama, tetapi juga mampu mengekspresikan ide dan gagasannya dengan baik, terutama dalam bahasa Arab sebagai bahasa ilmu dan dakwah. Dengan begitu, mereka dapat berperan aktif di tengah masyarakat sebagai pendidik, dai’ah, maupun penggerak kebaikan di berbagai lini kehidupan.

Dengan terselenggaranya ujian ini, Pondok Pesantren Darusy Syahadah Putri terus berkomitmen mencetak kader dakwah dan pendidik yang berkualitas, siap menghadapi tantangan zaman, serta berkontribusi positif bagi umat dan bangsa.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
12,700PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
9,600PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

Silakan tulis komentar Anda demi perbaikan artikel-artikel kami