Boyolali, Ahad, 2 November 2025 – Udara pagi Ahad di Desa Blagung, Simo, Boyolali terasa lebih semarak dari biasanya. Ratusan peserta yang terdiri dari para asatidz, santri unit STI Darusy Syahadah, anak-anak, serta warga sekitar, tampak antusias mengikuti kegiatan Jalan Sehat Bersama Warga Blagung yang dipusatkan di Lapangan Prasasti Komplek STI Darusy Syahadah.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 pagi dengan senam bersama yang dipandu secara energik. Suasana riang dan penuh semangat tampak dari wajah para peserta yang mengikuti setiap gerakan dengan ceria. Tawa anak-anak berpadu dengan semangat para santri dan warga, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di bawah sinar matahari pagi.

Setelah senam bersama, para peserta dilepas untuk mengikuti rute jalan sehat yang melintasi kawasan sekitar Komplek STI dan perkampungan Blagung. Sepanjang perjalanan, peserta saling bertegur sapa, bercanda, dan menikmati suasana pagi yang segar. Momen ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara santri dan masyarakat sekitar pondok, sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah kesibukan aktivitas harian.

Usai menempuh rute jalan sehat, peserta kembali berkumpul di Lapangan Prasasti untuk mengikuti sesi pembagian hadiah doorprize. Suasana semakin meriah saat nomor-nomor undian diumumkan satu per satu. Sorak sorai dan tawa lepas mewarnai setiap kali peserta berhasil memenangkan hadiah menarik yang telah disiapkan panitia.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya berbagai hadiah hiburan dan cenderamata yang dibagikan secara acak kepada peserta. Anak-anak tampak berlari gembira, para santri bersorak penuh semangat, dan warga tersenyum bahagia menikmati suasana kebersamaan yang jarang terjadi di sela rutinitas mereka.

Kegiatan Jalan Sehat Bersama Warga Blagung ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi simbol keakraban dan keharmonisan antara pondok pesantren dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan kepedulian sosial semakin tumbuh di lingkungan Darusy Syahadah.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah ﷻ agar seluruh peserta senantiasa diberi kesehatan, kebahagiaan, serta keberkahan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

“Kebersamaan adalah kekuatan. Semoga kegiatan ini menjadi langkah kecil yang menumbuhkan persaudaraan besar antara santri dan masyarakat,” demikian pesan penutup dari salah satu panitia kegiatan.




