Bandung — Komite Ma’had Darusy Syahadah (KMDS) Cabang Bandung menggelar acara Temu Wali Santri dan Alumni pada Ahad, 10 Mei 2026, bertempat di Masjid Jami’ Al Karomah, Jl. Raya Laswi No. 380, Gunungleutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan dihadiri para wali santri, alumni, serta masyarakat sekitar yang memiliki kedekatan dengan Pondok Pesantren Darusy Syahadah.

Acara istimewa tersebut turut dihadiri langsung oleh tiga pengasuh Pondok Pesantren Darusy Syahadah, Simo, Boyolali, Jawa Tengah, yaitu Ustadz Dr. Mustaqim Safar, Ustadz Qosdi Ridwanullah, dan Ustadz Abu Fatiah Al Adnani. Kehadiran para masyayikh disambut antusias oleh peserta yang datang dari berbagai wilayah Bandung Raya dan sekitarnya.



Sejak awal acara, suasana tampak khidmat namun tetap hangat. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari pengurus KMDS Cabang Bandung, dilanjutkan tausiyah dan arahan dari para pengasuh pesantren. Dalam penyampaiannya, para pengasuh menekankan pentingnya sinergi antara pesantren, wali santri, dan alumni dalam menjaga keberlangsungan pendidikan serta pembinaan generasi Islam yang berilmu dan berakhlak.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara pondok pesantren dengan para wali santri dan alumni. Diskusi ringan seputar perkembangan pendidikan santri, tantangan dakwah, hingga pentingnya peran keluarga dalam mendukung proses belajar di pesantren turut mewarnai jalannya acara.

Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang berlangsung. Momen kebersamaan ini juga dimanfaatkan untuk saling bertukar kabar, mengenang masa-masa di pondok, serta memperkuat ukhuwah antargenerasi alumni Darusy Syahadah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara pondok pesantren, wali santri, dan alumni semakin erat, sehingga dapat terus bersinergi dalam mendukung dakwah dan pendidikan Islam yang berkelanjutan.




