BerandaProfilMenyemai Bibit Unggul Bahasa Arab: Sosialisasi Kelas Bahasa di Darusy Syahadah

Menyemai Bibit Unggul Bahasa Arab: Sosialisasi Kelas Bahasa di Darusy Syahadah

- Advertisement -spot_img

Boyolali — Dalam semangat membumikan Bahasa Arab sebagai budaya dan jembatan ilmu, Pondok Pesantren Darusy Syahadah kembali meneguhkan komitmennya melalui acara Sosialisasi Kelas Bahasa Arab, yang diselenggarakan pada Rabu malam (16/7/2025) bertempat di Masjid Baitul Makmur, Komplek Gunungmadu, Kedunglengkong, Simo, Boyolali.

 

Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB ini diikuti oleh seluruh santri baru dan santri kelas 1 KMI. Dalam suasana penuh semangat, para santri tampak antusias menyimak pemaparan mengenai program unggulan yang telah menjadi ciri khas Darusy Syahadah: Kelas Bahasa Arab Unggulan.

Dari kiri ustadz Irsyad, ustadz Dzikri dan ustadz Ihsan sedang mengisi acara sosialisasi kelas bahasa dan mos untuk santri baru Darusy Syahadah.

Sebagai pemateri utama, Ustadz Dzikri Umar memberikan penyampaian yang inspiratif mengenai pentingnya penguasaan Bahasa Arab secara aktif dan aplikatif. Beliau memperkenalkan konsep kelas lughoh—kelas khusus yang menggunakan Bahasa Arab sebagai sarana utama dalam pengajaran dan interaksi. “Bahasa Arab bukan hanya pelajaran, tapi juga peradaban. Kelas ini bukan untuk membebani, melainkan untuk mempersiapkan kalian menjadi duta ilmu dan dakwah di masa depan,” ungkapnya penuh semangat.

Ustadz Dzikri Umar Lc sedang memaparkan program kelas bahasa arab

Program Bahasa Arab di Darusy Syahadah, lanjut Ustadz Dzikri, dirancang secara berjenjang mulai dari penjaringan santri baru, peminatan kelas 2, hingga pelaksanaan Kelas Unggulan. Semua itu dilakukan dengan pendekatan selektif, adaptif, dan intensif, demi memastikan setiap santri berkembang sesuai potensinya.

Ustadz Ihsanul Amal Ar-Rifa’i sedang memberikan arahan pada pembukaan Masa Orientasi Santri Baru (MOS)

Tak hanya itu, Bahasa Arab di pesantren ini ditanamkan bukan sekadar sebagai alat komunikasi, melainkan budaya belajar dan identitas ilmiah. Harapannya, para santri mampu membaca dan memahami khazanah kitab turats, berdialog langsung dengan para masyayikh, hingga siap bersaing di dunia akademik dan dakwah internasional.

Beberapa santri mengisi formullir pendaftaran program kelas bahasa yang dipandu oleh ustadz Irsyad.

Acara ditutup dengan penyambutan hangat dari perwakilan santri, sebagai bentuk semangat dan kesiapan mereka dalam menyambut tantangan pembelajaran Bahasa Arab ke depan.

 

Dengan adanya sosialisasi ini, Darusy Syahadah sekali lagi menunjukkan bahwa “Fushaha’ul lisaan wa ruwwadu da’wah” bukan sekadar slogan, melainkan visi yang terus diperjuangkan demi lahirnya generasi santri yang unggul, percaya diri, dan mendunia.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
12,700PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
9,600PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

Silakan tulis komentar Anda demi perbaikan artikel-artikel kami