Solo, 1 Maret 2025 – Ananda Saini Saputra, seorang santri dari Pesantren Darusy Syahadah, yang beberapa waktu lalu mengalami luka bakar, menerima kunjungan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Bapak Ibnu, yang datang untuk memberikan dukungan moral dan memastikan bahwa Saini mendapatkan perawatan yang layak.

Dalam kunjungan tersebut, Bapak Ibnu menyampaikan rasa prihatin dan empati terhadap kondisi Saini. “Kami dari Kementerian Sosial berkomitmen untuk membantu meringankan beban yang dialami oleh Saini dan keluarganya. Kami akan memastikan bahwa semua kebutuhan medisnya terpenuhi,” ujarnya. Kunjungan ini juga menjadi momen penting untuk menunjukkan perhatian pemerintah terhadap santri dan masyarakat yang membutuhkan.

Kontrol Kesehatan di Rumah Sakit Moewardi
Setelah kunjungan tersebut, pada Selasa, 4 Maret 2025, tim kesehatan dari Pondok Pesantren Darusy Syahadah mendampingi Saini untuk melakukan kontrol kesehatan di Rumah Sakit Moewardi, Solo. Proses kontrol ini bertujuan untuk memantau perkembangan kondisi Saini pasca perawatan dan memastikan bahwa luka bakarnya mendapatkan penanganan yang optimal.

Tim kesehatan pondok pesantren menyatakan bahwa Saini menunjukkan kemajuan yang baik dalam proses penyembuhannya. “Kami akan terus memantau kondisi Saini dan memberikan dukungan penuh agar ia bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala,” kata salah satu anggota tim kesehatan.

Kedua peristiwa ini menunjukkan solidaritas dan kepedulian yang tinggi dari berbagai pihak, baik dari pemerintah maupun masyarakat, terhadap santri yang mengalami musibah. Diharapkan, dengan dukungan yang diberikan, Saini dapat segera pulih dan melanjutkan pendidikannya di pesantren.




