BerandaKabar PondokDSPALONG MARCH 110 KM: Perjalanan Penuh Makna dari Pantai Baron ke Pesantren...

LONG MARCH 110 KM: Perjalanan Penuh Makna dari Pantai Baron ke Pesantren Darusy Syahadah

- Advertisement -spot_img

 

Pendahuluan

Gunungkidul – Boyolali, 21-23 Juni 2025 – Sudah menjadi agenda tahunan di Pondok Pesantren Darusy Syahadah untuk menyelenggarakan kegiatan akhir tahun yang bersifat refresing bagi para santri, khususnya adik kelas yang belum berada di tingkat akhir pendidikan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penyegaran pasca ujian, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter yang menuntut berbagai aspek penting dalam diri santri, seperti kekuatan mental, ketangguhan fisik, jiwa solidaritas, tanggung jawab, kesabaran, kedisiplinan, serta kemandirian.

Para Santi Peserta – Foto dokumentasi pembekalan acara sebelum pemberangkatan 1

Secara umum, bentuk kegiatan yang diadakan setiap tahun selalu bervariasi namun tetap berfokus pada aktivitas luar ruang (outdoor activity), seperti siyahah (long march), pendakian gunung, perkemahan, dan kegiatan lapangan lainnya. Pada tahun ini, in sya Allah bagian Kepengasuhan Pondok Putra akan kembali melaksanakan program akhir tahun berupa Long March dengan menempuh perjalanan kurang lebih 110 kilometer, dari Pantai Baron Gunungkidul Yogyakarta menuju Pondok Pesantren Darusy Syahadah Kedunglengkong, Simo, Boyolali.

Jajaran Asatidzah – Foto dokumentasi pembekalan acara sebelum pemberangkatan 2

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga menanamkan semangat perjuangan dalam jiwa para santri.

Sebuah kegiatan penuh semangat, perjuangan, dan makna kembali digelar oleh Pondok Pesantren Darusy Syahadah. Kali ini, lebih dari 500 santri mengikuti Long March sejauh kurang lebih 110 kilometer, menempuh perjalanan dari Pantai Baron Gunungkidul, Yogyakarta menuju Pondok Pesantren Darusy Syahadah, Kedunglengkong, Simo, Boyolali.

Peserta sedang mendengarkan arahan dan pesan-pesan – Foto dokumentasi pembekalan acara sebelum pemberangkatan 1

Perjalanan Fisik, Perjalanan Jiwa

Diselenggarakan oleh Bagian Kepengasuhan Santri Putra, kegiatan ini bukan sekadar jalan kaki biasa, namun menjadi bentuk penyegaran (refreshing) spiritual dan fisik bagi para santri – khususnya adik kelas yang bukan kelas akhir – setelah menjalani Ujian Semester Genap.

Peserta kegiatan terdiri dari santri kelas IKM, 1 KMI, 2 KMI, 1 DID, 1 KMT, 2 KMT, 1 STI, 2 STI, dan 3 STI. Mereka didampingi sekitar 100 asatidzah sebagai pendamping dan pengurus teknis selama perjalanan berlangsung.

Dasar Syari’at dan Keteladanan Rasul

Kegiatan ini dilandasi semangat ruhiyah dan keteladanan dari ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits Nabi ﷺ. Di antaranya firman Allah dalam:

📖 Q.S. Al-Anfal: 60

وَأَعِدُّوا لَهُم مَّا ٱسۡتَطَعۡتُم مِّن قُوَّة

“Dan persiapkanlah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yang kamu miliki.”

📖 Q.S. Al-Insyirah: 7-8

فَإِذَا فَرَغۡتَ فَٱنصَبۡ . وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَٱرۡغَبْ

“Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain).”

Serta sabda Nabi ﷺ:

مَنْ خَافَ أَدْلَجَ وَمَنْ أَدْلَجَ بَلَغَ الْمَنْزِلَ، أَلَا إِنَّ سِلْعَةَ اللَّهِ غَالِيَةٌ، أَلَا إِنَّ سِلْعَةَ اللَّهِ الْجَنَّةُ .(أخرجه الترمذي)

“Barangsiapa takut (kepada Allah), maka dia akan bersusah-susah. Barangsiapa bersusah-susah, maka akan disampaikan derajatnya. (Ketahuilah), bahwasanya perdagangan Allah itu mahal. (Ketahuilah), bahwasanya perdagangan Allah itu adalah syurga.”

المُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وفِي كُلٍّ خَيْرٌ، احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، واسْتَعِنْ بِاللَّهِ، ولَا تَعْجَزْ

“Orang mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah. Dan setiap di diri orang mukmin itu ada kebaikan. Berakus-rakuslah dalam hal yang bermanfaat bagimu, mintalah tolong kepada Allah dan janganlah merasa lemah.”

Foto dokumentasi pembekalan acara sebelum pemberangkatan

Rangkaian Acara dan Arahan Sebelum Pemberangkatan

Sebelum memulai perjalanan, para santri dan panitia berkumpul untuk mengikuti rangkaian pelepasan resmi, yang terdiri dari:

  • Sambutan oleh Ustadz Qosdi Ridwanullah selaku Mudir Ma’had
  • Sambutan dari Bapak Kapolsek Simo
  • Doa pelepasan oleh Ustadz Amin Saifullah, Lc.

Dalam arahannya, panitia menekankan pentingnya meniatkan kegiatan ini hanya karena Allah, menjaga kekompakan, keselamatan, dan ketertiban, serta memperkuat ikatan ukhuwah Islamiyah di antara para peserta.

Tujuan dan Harapan Mulia

Selain melatih kekuatan fisik dan mental, kegiatan ini bertujuan:

  • Meningkatkan ukhuwah antar santri dan asatidzah
  • Menanamkan rasa syukur, solidaritas, dan tanggung jawab
  • Menjadi sarana tafakkur dan tadabbur atas ciptaan Allah
  • Mengurangi kepenatan pasca ujian dan mengisi liburan dengan kegiatan produktif

Panitia berharap acara ini tidak hanya memberikan kesan mendalam bagi para santri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi wali santri, civitas pesantren, dan masyarakat sekitar.

Aspek Keamanan dan Kesiapan Teknis

Untuk menjaga ketertiban dan kelancaran, panitia telah:

  • Mengirim pemberitahuan resmi kepada Polres Boyolali dan Polsek sepanjang jalur yang dilalui
  • Mengajukan izin ke beberapa tempat yang menjadi lokasi transit dan istirahat
  • Mempersiapkan logistik, tim medis, dan pengamanan di sepanjang perjalanan

Refleksi Akhir

Long March 110 KM bukan sekadar langkah kaki menempuh jarak, namun adalah langkah menuju kedewasaan, kekuatan iman, dan kemandirian santri. Di bawah panas matahari, menyusuri perbukitan dan jalan-jalan desa, para santri belajar arti sabar, ikhlas, dan saling tolong-menolong.

Semoga langkah-langkah mereka menjadi saksi kesungguhan dalam belajar, dalam berjuang, dan dalam mencari ridha Allah.

 

Mohon Doa dan Dukungan

Kami memohon kepada seluruh kaum Muslimin, wali santri, simpatisan, dan pihak-pihak yang mencintai dakwah Islam, untuk berkenan mengirimkan doa dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan ini.

 

Semoga Allah ﷻ memberikan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan dalam setiap langkah yang ditempuh para santri dan asatidzah. Semoga perjalanan ini menjadi sarana untuk mengokohkan semangat perjuangan, memperkuat keimanan, dan mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.

 

“Doa kalian adalah bagian dari perjuangan kami, dan keberhasilan kami adalah buah dari keikhlasan kalian dalam mendoakan.”

 

Jazakumullah khairan, atas segala perhatian, bantuan, dan doa yang diberikan. Semoga Allah balas dengan sebaik-baik balasan.

 

 

 Kami titipkan langkah-langkah ini dalam doa kalian. Semoga setiap peluh menjadi pahala, setiap lelah menjadi berkah, dan setiap tapak kaki menuju ridha Allah. Mohon doa dan restu untuk kesuksesan dan keselamatan seluruh rangkaian kegiatan ini.

 

 

 

 

 

Redaksi Darusy Syahadah
Menjadi Kuat, Kompak, dan Siap Mengabdi

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansSuka
12,700PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
9,600PelangganBerlangganan
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

Silakan tulis komentar Anda demi perbaikan artikel-artikel kami