Boyolali, 29 Oktober 2025 — Malam yang penuh syukur dan haru menyelimuti lapangan Prasasti STI, saat keluarga besar Pondok Pesantren Darusy Syahadah menyelenggarakan Pembukaan Tasyakuran Satu Windu Syu‘bah Ta’shīl ‘Ilmi. Acara yang digelar pada Rabu malam, ba’da Isya ini menjadi momentum berharga untuk mengenang perjalanan delapan tahun kiprah lembaga tersebut dalam membina generasi pencinta ilmu.
Ratusan santri dari unit STI bersama para asatidz dan tamu undangan hadir dengan penuh antusias. Nuansa kebersamaan dan kekhidmatan terasa sejak awal acara, diiringi lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa syukur yang menggema di udara malam Blagung.
Dalam kesempatan ini, beberapa asatidz senior yang turut merintis berdirinya Syu‘bah Ta’shīl ‘Ilmi memberikan sambutan yang menggugah. Mereka mengenang bagaimana lembaga ini tumbuh dari semangat sederhana untuk memperkuat dasar-dasar keilmuan santri, hingga kini menjadi salah satu bagian penting dalam sistem pendidikan Darusy Syahadah.

Salah satu perwakilan asatidz menyampaikan, bahwa peringatan satu windu ini bukan sekadar selebrasi, tetapi juga ajang muhasabah dan peneguhan komitmen. “Kita bersyukur atas apa yang telah Allah karuniakan selama delapan tahun ini. Namun, lebih dari itu, kita harus terus memperbarui niat dan semangat dalam menegakkan ilmu syar‘i dan dakwah yang murni karena Allah,” ungkapnya.

Suasana keakraban semakin terasa ketika para santri menampilkan nasyid dan pembacaan syair yang menggambarkan semangat thalabul ‘ilmi. Cahaya lampu di lapangan dan wajah-wajah penuh semangat santri menjadi saksi perjalanan panjang Syu‘bah Ta’shīl ‘Ilmi dalam menanamkan kecintaan terhadap ilmu, adab, dan perjuangan dakwah.

Acara malam itu ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan untuk langkah-langkah ke depan agar Syu‘bah Ta’shīl ‘Ilmi semakin kokoh sebagai wadah pembinaan ilmu dan amal, serta terus melahirkan generasi yang berilmu, beradab, dan siap berkhidmat untuk umat.

Semoga peringatan satu windu ini menjadi awal dari babak baru perjalanan panjang Darusy Syahadah dalam mengokohkan visi keilmuan dan dakwah, serta menjadi inspirasi bagi santri untuk terus menapaki jejak ulama dalam menegakkan kalimat Allah di muka bumi.




