Boyolali, 15 Februari 2025 – Santri kelas akhir Pondok Pesantren Darusy Syahadah melaksanakan kegiatan Ziyarotul Maridh, yaitu menjenguk orang sakit, sebagai bagian dari program PIPKN (Program Intensifikasi Pembentukan Karakter Niha’i). Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk empati, kepedulian, dan kepekaan sosial santri terhadap sesama, serta mengajarkan mereka pentingnya berbagi kasih sayang kepada orang yang sedang mengalami kesulitan.
Dalam kunjungan ini, para santri tidak hanya menjenguk pasien, tetapi juga memberikan doa dan menyampaikan motivasi kepada mereka. Dengan melakukan ziyarah ini, santri belajar memahami kondisi orang lain dan menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial. Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi santri untuk merasakan langsung bagaimana perasaan orang yang sakit dan pentingnya dukungan moral dari orang-orang di sekitarnya.

Harapannya, melalui kegiatan Ziyarotul Maridh ini, santri tidak hanya menjadi pribadi yang berilmu, tetapi juga memiliki hati yang lembut dan peduli terhadap sesama. Pengalaman ini diharapkan dapat membekas dalam diri santri dan menjadi bekal dalam perjalanan dakwah mereka di masa depan. Dengan menumbuhkan empati dan kepekaan sosial, Pondok Pesantren Darusy Syahadah berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat.




