Ajang Unjuk Kreativitas Santri dalam Dunia Multimedia dan Digital
Suasana penuh semangat dan antusias tampak menyelimuti Joglo Kelas 4 Komplek STI-Darusy Syahadah Blagung, Simo, Boyolali pada Jum’at malam, 22 Mei 2026. Kegiatan Bedah Karya Nadi I’lam yang digelar bada Isya hingga pukul 22.00 WIB menjadi momen istimewa bagi para santri untuk menampilkan hasil pembelajaran dan karya terbaik mereka selama satu tahun pembinaan.

Acara ini diikuti oleh anggota Nadi I’lam dan seluruh santri kelas 4 Unit Syu’bah Ta’shil Ilmi Darusy Syahadah. Kegiatan berlangsung dengan suasana ilmiah namun tetap hangat dan penuh kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, beberapa santri dari Nadi I’lam mempresentasikan karya pilihan mereka di hadapan para asatidz dan rekan-rekan santri. Salah satunya adalah Ibrahim Ihsan Auliya yang tampil memaparkan hasil karyanya dengan penuh percaya diri. Presentasi berikutnya dilanjutkan oleh Fattah Abdurrohman yang turut menjelaskan proses dan konsep karya yang telah dibuatnya.

Acara ini juga menghadirkan dewan penguji yang memberikan masukan dan evaluasi terhadap karya para santri. Dewan penguji tersebut terdiri dari Ustadz Dwi Abu Najieb, Ustadz Sudarisman Ahmad, dan Ustadz Ihsan Gessa. Berbagai pertanyaan, tanggapan, serta arahan yang disampaikan menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk terus berkembang di bidang multimedia dan kreativitas digital.
Tidak hanya presentasi karya, kegiatan ini juga diisi dengan sesi penjelasan materi oleh Haidar dan Ja’far selaku anggota I’lam. Mereka menyampaikan kembali berbagai materi yang telah dipelajari selama proses pembinaan berlangsung. Penyampaian tersebut menjadi bentuk refleksi sekaligus penguatan pemahaman atas pembelajaran yang telah ditempuh selama satu tahun.

Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika Ustadz Abdurrohman Sholih selaku salah satu pembimbing Nadi I’lam menceritakan perjalanan pembinaan Nadi I’lam selama satu tahun terakhir. Beliau menyampaikan berbagai proses, tantangan, serta perkembangan para santri dalam mempelajari dunia multimedia dan media digital.
Nadi I’lam sendiri merupakan unit pembinaan di bidang multimedia yang berfokus pada pengembangan keterampilan santri dalam media dan kreativitas digital melalui kurikulum yang bertahap dan terarah. Pembinaan ini didampingi oleh para mentor yang telah berpengalaman dan mumpuni di bidangnya, di antaranya Ustadz Harits, Ustadz Bashil, dan Ustadz Sholih.

Melalui kegiatan bedah karya ini, para santri tidak hanya belajar menghasilkan karya, namun juga ditempa untuk mampu mempresentasikan ide, menerima kritik dan evaluasi, serta melatih keberanian berbicara di hadapan publik. Sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif semakin menambah nilai edukatif dalam acara tersebut.

Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan penyerahan sertifikat pembelajaran selama satu tahun kepada para peserta Nadi I’lam, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta, pembimbing, dan dewan penguji.

Kegiatan ini menjadi salah satu bukti keseriusan STI Darusy Syahadah dalam membina santri agar mampu berkembang mengikuti kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan adab pesantren. Dengan adanya pembinaan seperti Nadi I’lam, diharapkan lahir generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu syar’i, tetapi juga mampu berkontribusi di dunia media dan dakwah digital.




